Waktu itu...
Sehari usianya
Usai tangis memecahkan ketegangan
Berganti tawa dan haru bersuara
Adakah sang bayi berbicara?
Meronta-ronta dalam tangisnya?
Meminta hidup yang lebih baik dari yang ditakdirkan
Haha ini khayalan gila
Ayahnya tak berpangkat
Ibunya bersahaja
Sikecil yang belum mengerti artinya susah
hanya tahu rasanya asi yang tertelan basah
Lapar menangis puas
Kenyang tertidur pulas
Ikhlaslah menjalani hidup hingga besar
Hijaukan rumput sendiri jangan bandingkan
Bilapun hidup bisa ditukar
Biarlah tak perlu bertukar
Bilapun suratan bisa dipesan
Tak akan berubah walau dibayar kontan
Sebab keluarga adalah segalanya, meski tak punya segalanya. (SLW)
*** dibuat untuk event tarung tulis babak pertama di Komunitas Bisa Menulis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar