Hatiku sempat membeku, sampai saatnya kau hadir mencairkan segalanya.
Pertemuan itu sangat membekas dihati, hingga tombol delete seketika hilang dari deretan tombol dihatiku, yang aku tahu hatiku telah tertambat padamu.
Namun apalah dayaku bila waktu tak berpihak padaku, orang yang diharap menyembuhkan kini membuat luka baru.
Bukankah bila sudah begini lebih baik pergi?,
Percuma sama-sama saling cinta, bila jalan yang diambil bercabang dua. kalau memang aku tujuanmu, kenapa ditempat lain kau berlabuh.
Satu lagi pelajaran, jangan salah melabuhkan perasaan. Harus di ingat, selalu begitu dan berulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar